Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr.H. Asasriwarni, MH

Pidato Pengukuhan Guru Besar Telah Menjadi Salah Satu Agenda Utama Kegiatan Akademik di IAIN Imam Bonjol Padang. Pada hari senin tanggal 21 Februari 2011, Prof. Dr.H. Asasriwarni, MH telah menyampaikan pidato pengukuhan guru besar beliau dengan judul Komparasi Wilayatul Mazhalim dengan Peradilan Tata Usaha Negara Dalam Negara Hukum Republik Indonesia. Keluarga besar  dan segenap civitas akademika di Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol Padang menyambut gembira atas pidato pengukuhan tersebut sebagai salah satu peristiwa penting bidang akademik dan merupakan salah satu barometer kemajuan profesionalitas staf akademik di perguruan tinggi, sekaligus juga merupakan promosi bagi Universitas dan bagi guru besar yang menyampaikan pidato pengukuhan tersebut.

Prof. DR. Asasriwarni, MH dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang hukum Islam pada Fakultas Syari’ah yang dilaksanakan di auditorium pasca sarjana IAIN Imam Bonjol Padang. Guru besar kelahiran Mahat Kabupaten 50 Kota 27 Maret 1952 ini menyampaikan dalam pidato beliau bahwa terdapat persamaan dan perbedaan antara wilayatul mazhalim dengan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang dilaksanakan di Indonesia saat ini. Dari segi persamaannya terlihat keduanya merupakan lembaga peradilan yang berwenang menangani perkara kezaliman penguasa terhadap warganya. Sedangkan perbedaannya tampak dari aspek pelaksanaannya, di mana PTUN di Indonesia berbeda dengan konsep wilayatul mazhalim. Wilayatul mazhalim lebih mengedapan substansi dalam upaya menegakkan hukum. Sedangkan PTUN terlihat lebih mengedapan proses, sistem, dan masih terkontaminasi oleh berbagai kendala. Munculnya kendala dimaksud disebabkan oleh peraturannya sendiri dan kendala lapangan. Kelemahan peraturan seharusnya diatasi dengan revisi. Secara sederhana dapat dikatakan pelaksanaan putusan PTUN di Indonesia belum optimal karena dihadapkan kepada beberapa kendala, bak teknis maupun yuridis.

Beliau menyarankan agar segenap stakeholder dan pihak terkait berupaya seoptimal mungkin untuk mengatasi berbagai kendala dalam pelaksanaan putusan PTUN di Indonesia. Sehingga sasaran dari eksistensi PTUN dapat tercapai. Salah satu upaya dapat dilaksanakan dengan mengadopsi konsep wilayatul mazhalim untuk diterapkan di PTUN di Indonesia.Pada kesempatan itu pula dikukuhkan Prof. Dr. H. syaifullah, MA sebagai guru besar dalam bidang studi islam pada Fakultas Adab. Semoga dengan adanya pengukuhan dua guru besar ini akan mewarnai atmosfir akademik yang dapat bermakna bagi seluruh intra dan luar kampus IAIN Padang.amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s