serah terima Rektor Baru IAIN Imam Bonjol Padang

Pada hari Rabu, tanggal 20 Juli 2011di Padang, IAIN Imam Bonjol telah mengadakan acara serah terima jabatan dari Rektor lama  Prof. Dr. H. Sirajuddin Zar, MA (Periode 2007-2011) kepada Rektor baru Prof.Dr. H. Makmur Syarif, SH, M.Ag (masa bakti 2011-2015). Acara yang dimulai pukul 10.00 tersebut diawali dengan penanda tanganan Rektor lama kepada rektor baru yang disaksikan oleh Bapak Drs. H.  Amrul Wahdi MM (Kepala Biro AUAK IAIN Imam Bonjol Padang) dan Drs H. Abdurrahman MA (Dekan Fak. Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang), dan diakhiri dengan salam-salaman segenap civitas akademika IAIN Imam Bonjol. Sebelum menggelar acara lepas sambut rektor,Prof.Dr. H. Makmur Syarif, SH, M.Ag telah mengikuti acara pelantikan dirinya sebagai rektor IAIN Imam Bonjol Padang di kantor Kementerian Agama Jakarta Kamis (6/1/2011) lalu.

Pada pidatonya, Rektor lama Bapak Prof. Dr. H. Sirajuddin Zar, MA menceritakan perjalanan dirinya selama menjabat sebagai rektor yang mengalami dua kali gempa besar dan selanjutnya juga memberikan hal-hal yang perlu dilanjutkan oleh Rektor baru Bapak Prof.Dr. H. Makmur Syarif, SH, M.Ag, serta mengharapkan persatuan kesatuan dalam memajukan IAIN secara bersama. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna IAIN Imam Bonjol Padang ini berlangsung khidmat dan meriah.

Bapak Prof.Dr. H. Makmur Syarif, SH, M.Ag adalah Rektor IAIN Imam Bonjol yang merupakan Guru Besar dari Fakultas Syariah IAIN Padang. Beliau bertekad mempercepat pencapaian target perbaikan IAIN Padang sebagai universitas dan pembangunan kampus baru yang berada di Sungai Bangek Padang dengan menggunakan strategi kedisiplinan dan kerja keras yang menjadi senjata andalannya. Beliau berharap agar orientasi kemajuan kelembagaan yang terprogram menjadi fokus pelaksanaan tugas. Orientasi kemajuan itu sangat diperlukan untuk memenuhi tuntutan perubahan cepat pada era yang serba canggih ini. Kapasitas lembaga dan perangkat pengalola lembaga dituntut mampu memajukan lembaga untuk memenuhi tuntutan yang relevan dengan era kemajuan masa kini dan masa depan. Untuk itu, pola baku langkah manajemen kelembagaan tentu menjadi pegangan, yakni perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi.

Di samping orientasi kemajuan, pelaksanaan juga harus berorientasi kedisiplinan dan ketertiban. Untuk itu, dua hal pokok perlu segera digunakan pegangan kerja: pertama adalah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) jabatan dan kedua adalah peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemahaman dan penghayatan tupoksi dalam pelaksanaan tugas berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku merupakan kewajiban. Hal itu sangat penting untuk menghindari kesalahan sekecil apapun, lebih-lebih pelanggaran atas peraturan perundang-undangan. Karena itu, penting bagi pejabat untuk memperagakan diri sebagai teladan di lingkungan tempat Saudara melaksanakan tugas jabatan. Rektor baru mengajak segenap civitas akademika, untuk bekerja bersama-sama dengan beliau untuk melanjutkan tongkat estafet untuk tahun-tahun ke depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s